(PART 3) Langkah INTERVENSI untuk tawuran pelajar dan GENG sekolah
2. Yang harus dilakukan pihak sekolah selanjutnya adalah :
Maksimalkan Jam BK untuk penanaman Karakter siswa.
Menanamkan karakter itu memang butuh usaha dan waktu. Juga cara dan trik tersendiri.
Bila guru menyampaikan materi tawuran kepada siswa yang merupakan anggota geng , saya tidak akan menyalahkan bila siswa akan ‘menyerang’ guru secara verbal, tidak terima, dan aksi penolakan lainnya.
Selama 1 tahun, saya perlahan mengajak membuat siswa mengenal dirinya.
Mengenal potensinya.
Mengenal tembok-tembok yang selama ini mereka bangun.
Mencermati label-label yang diberikan pada mereka, dan yang mereka berikan pada orang lain.
Selama 1 tahun, saya perlahan mengajak siswa untuk ‘terbuka’ dengan sudut pandang yang baru. Sudut pandang yg lebih bertanggung jawab.
Sudut pandang yang melibatkan akal dan hati secara seimbang...dan bertindak berdasarkan altertanif solusi yang terbaik.
Sy harus berhati-hati untuk tidak menyentuh langsung ego mereka.
Sy banyak menggunakan contoh/kisah nyata yang saya unduh dari web konsultasi, blog pribadi , buku, koran....untuk saya bawa kepada siswa.
Saya meminta mereka berpendapat tentang kisah yang mereka baca.
saya biarkan mereka saling bersitegang mempertahankan pendapatnya yang berbeda dengan siswa lainnya. Itu sebabnya, kelas ‘Character Building’ saya selalu ramai dan disertai hentakan meja, kursi,dan kaki, ^,^
Dikarenakan Kisah yg mereka baca adalah kisah yg berasal dari luar diri mereka,”
itu sangat MENCEGAH terjadinya ‘rasa disindir’, bahkan sekalipun kisah yang mereka baca itu adalah fenomena yang sedang mereka hadapi seperti :
Malas belajar, penggunaan waktu secara efisien, solidaritas dengan sahabat/geng, pergaulan lawan jenis,
gaya belajar, bentrok dengan ortu, dan problem klasik remaja lainnya.
Selain mempertemukan siswa dengan problem nyata yg bisa diunggah di media, sy juga sering membawa kisah inspiratif ... baik itu disertai media proyektor , tayangan Film, unggahan dari youtube, ataupun membaca langsung potongan dari sebuah buku / novel / chicken soup for the soul.
Kisah inspiratif ini adalah sebagai jembatan bagi saya untuk menyampaikan sasaran tembak sesungguhnya.
Penanaman karakter ini sekaligus akan menguatkan perjalanan target Ekstrakurikuler itu sendiri.
Pada dasarnya, semua sistem di sekolah akan berjalan berkesinambungan
(bersambung ke Part 4)
Komentar
Posting Komentar