DATING IN THE DARK.
Judul diatas adalah nama salah satu program acara di
Sony Ent.TV (SET). Ini acara jadul, jadi agak tidak memuaskan bagi kita yang
sudah kenal acara bachelor and bachelorettes
Biasanya ada 3
orang pria yang mencari 3 wanita untuk kencan, dan mereka mengikuti program
ini.
Wanita dikarantina di suatu bagian rumah, dan pria dikarantina terpisah, sehingga mrk tdk saling bertemu , SELAIN di ruangan ‘Dating in the Dark”.
Menariknya, semua pertemuan akan dilakukan di ruangan yg benar benar benar GULITA. Namun kita sbg penonton bisa melihat para peserta krn kamera yang dipakai nampaknya ‘sejenis’ infra merah.
Pertemuan pertama, biasanya ber-6 yang dimulai dengan perkenalan pribadi. Nanti dari situ, mereka diharapkan akn mengetahui kemana kecenderungan mrk masing masing .
Selanjutnya, lewat mail masing-masing akan mengundang salah satu / lebih (juga boleh) dari satu peserta yang ingin mereka kenal lebih dalam untuk ke ruang ‘DITD’.
Wanita dikarantina di suatu bagian rumah, dan pria dikarantina terpisah, sehingga mrk tdk saling bertemu , SELAIN di ruangan ‘Dating in the Dark”.
Menariknya, semua pertemuan akan dilakukan di ruangan yg benar benar benar GULITA. Namun kita sbg penonton bisa melihat para peserta krn kamera yang dipakai nampaknya ‘sejenis’ infra merah.
Pertemuan pertama, biasanya ber-6 yang dimulai dengan perkenalan pribadi. Nanti dari situ, mereka diharapkan akn mengetahui kemana kecenderungan mrk masing masing .
Selanjutnya, lewat mail masing-masing akan mengundang salah satu / lebih (juga boleh) dari satu peserta yang ingin mereka kenal lebih dalam untuk ke ruang ‘DITD’.

Jadi, bisa saja seorang wanita bernama JANE mengundang pria A. Lantas setelah selesai kencan dengan A, dia mengundang pria B.
Lantas, peserta wanita bernama DONITA mengundang pria C, dan setelah selesai kencan dia mengundang pria A.
Peserta wanita terakhir SUSI memilih berkencan dengan pria B.
Di ruang karantina masing, para wanita saling mebicarakan kencan mereka. Mulai dari topik yang diobrolkan, sampai ‘perkiraan’ fisik (warna rambut, warna kulit), bahkan apakah mereka berhasil mendapatkan ciuman / hanya sekedar big hug.
Seperti wanita kebanyakan, tentu saja dunia wanita lebih dipenuhi DRAMA.
Donita dan Jane yang sama-sama mengencani pria A, akan saling merasa bahwa seharusnya si ‘A’ lebih memilihnya.
sementara Jane juga curiga apakah peserta wanita terakhir mendapatkan ‘percikan’ asmara yg lbh dahsat saat kencan dengan Pria B, mengingat mereka sama-sama mengajak B untuk kencan.
Para pria juga bebas bercerita dan tukar info hasil
dating mereka.
Tapi yg saya suka dari OBROLAN para PRIA, adalah mereka lebih blak-blakan…..dan tentu lebih sedikit drama disana.
kalau wanita cuma membicarakan kualitas cari obrolan dan sentuhan fisik,
para pria bahkan bisa membicarakan ukuran..lebar dan ketebalan bibir wanita yang diciumnya...
lantas sehat/tidaknya kulit wanita (krn mrk berhasil meraba tentu saja).
Plus, mereka juga bisa-bisanya saling mentertawakan DONITA yang sangat cerewet dan dominan berbicara saat kencan berlangsung. Serta betapa bosannya mereka saat DONITA mulai bicara.
Tapi yg saya suka dari OBROLAN para PRIA, adalah mereka lebih blak-blakan…..dan tentu lebih sedikit drama disana.
kalau wanita cuma membicarakan kualitas cari obrolan dan sentuhan fisik,
para pria bahkan bisa membicarakan ukuran..lebar dan ketebalan bibir wanita yang diciumnya...
lantas sehat/tidaknya kulit wanita (krn mrk berhasil meraba tentu saja).
Plus, mereka juga bisa-bisanya saling mentertawakan DONITA yang sangat cerewet dan dominan berbicara saat kencan berlangsung. Serta betapa bosannya mereka saat DONITA mulai bicara.
(sereeeeeem deh kalau liat cowok mulai berkomentar)
BAGIAN KEDUA adalah :
secara terpisah, para wanita boleh masuk ke kamar pria disaat kontestan pria juga melakukan invansi ke kamar wanita.
Mereka bebas mengobrak abrik isi tas, kondisi kamar mandi yang dipakai, dan selanjutnya menebak ‘Gaya Hidup’ dan penampilan sang lawan jenis.
Apakah bergaya casual, agak Koboi, atau mlahan glamour.
Kebanyakan,
yang lebih cerewet berpendapat adalah rombongan para pria saat menginvansi kamar wanita.
Saat melihat JANE memiliki 5 kantong kecil hanya utk peralatan make up, mk mereka membayangkan wajah JANE pasti hanya cantik krn make up.
pria A said, “Aku harus menunggu berapa jam, coba kalau harus mengajak dia ke bioskop?”
pria B said, “ Jangan lupa kalau make up nya habis, dan kita harus shopping bersama! Oh No! mahal sekali biaya untuk merawatnya!”
Pria C said, “ Jangan lupa, JANE juga pernah bilang kalau dia seorang vegetarian. Lantas, kitapun harus menambah budged susu organic untuknya. Wow! Perawatan yang sangat mahal”
---mereka bertiga menutupnya dengan tawa keras bersama-sama---
(Oh MAN ! grmmmmmftt.. ) >0<
(Oh MAN ! grmmmmmftt.. ) >0<
Saya akui, mereka memang bersikap berbeda saat melihat
property Donita, yang kebetulan baik di meja rias/ tas/ kamar mandi hanya
membawa pelembab kulit, bedak, dan lip gloss.
Ketiga pria tersebut sepakat bahwa Donita pasti seorang yang cantik tanpa make up, serta mudah untuk diajak bersenang-senang sekalipun cerewet, dan tentu saja : BIAYA PERAWATANNYA MURAH.
Ketiga pria tersebut sepakat bahwa Donita pasti seorang yang cantik tanpa make up, serta mudah untuk diajak bersenang-senang sekalipun cerewet, dan tentu saja : BIAYA PERAWATANNYA MURAH.
Tanpa sy harus
meneruskan ending acara ini,
saya sesungguhnya benar-benar shock saat berkali-kali mendengar soal “BIAYA PERAWATAN yang MURAH” dari mulut laki-laki.
bagaimanapun mereka tampak jujur dan -apa adanya- saat mengucapkan hal tersebut.
ah, apakah saya dulu dipilih sebagai istri krn dia (MJ) anggap biaya perawatan saya murah?
lantas sekarang dia kaget dan menyesal, krn ternyata saya butuh uang utk cream malam, pelembab, cream pagi anti UV, hand body, lip gloss, dan eyeliner?
tidak sekedar shampoo, saya juga butuh conditioner dan masker rambut.
saya sesungguhnya benar-benar shock saat berkali-kali mendengar soal “BIAYA PERAWATAN yang MURAH” dari mulut laki-laki.
bagaimanapun mereka tampak jujur dan -apa adanya- saat mengucapkan hal tersebut.
ah, apakah saya dulu dipilih sebagai istri krn dia (MJ) anggap biaya perawatan saya murah?
lantas sekarang dia kaget dan menyesal, krn ternyata saya butuh uang utk cream malam, pelembab, cream pagi anti UV, hand body, lip gloss, dan eyeliner?
tidak sekedar shampoo, saya juga butuh conditioner dan masker rambut.
Tidak sekedar sabun mandi, sy pun butuh lulur dan
minyak zaitun.
seminggu sekali saya juga butuh peeling+masker wajah.
1,5 – 2 bulan sekali saya perlu untuk facial di salon.
seminggu sekali saya juga butuh peeling+masker wajah.
1,5 – 2 bulan sekali saya perlu untuk facial di salon.
Tapi, saya akan protes kalau itu dikatakan berlebihan
,karena diluar sana banyak wanita yg lebih detail dlm urusan perawatan tubuh.
detail….dan artinya tentu lbh mahal dr saya!
toh Cream wajah sy biasanya akan habis 1,5 bulan.
Bedak saya bisa bertahan 2 bulan.
lip gloss bahkan bisa sampai 6 bulan.
peeling dan masker bisa awet 3 bulan.
begitupun dengan bahan-bahan untuk merawat rambut, bisa dipakai hingga 1 bulan.
Ah, bukankah lebih menyenangkan melihat wanita yang fresh, good looking dan wangi?
maka, di moment yang tepat, kutanyakan itu ke MJ.
A-pa-kah dia memilihku krn dulu menduga bahwa biaya perawatanku ringan?
cukup shampoo+pasta gigi+ sikat gigi + sabun mandi + bedak bayi.
Lantas setelah menikah, dia kaget akan dugaannya?
dan inilah jawaban MJ:
ketika mau menikah, MJ Cuma berfikir simple bahwa kewajibannya kelak adalah sebagai kepala keluarga. Tanggung jawab nafkah itupun artinya utk hal primer (makan,tempat tinggal, pakaian dan kesehatan),
sekunder (alat komunikasi, kendaraan, hiburan dlm kota),
tersier (hiburan /liburan luar kota: tidak termasuk mudik)
detail….dan artinya tentu lbh mahal dr saya!
toh Cream wajah sy biasanya akan habis 1,5 bulan.
Bedak saya bisa bertahan 2 bulan.
lip gloss bahkan bisa sampai 6 bulan.
peeling dan masker bisa awet 3 bulan.
begitupun dengan bahan-bahan untuk merawat rambut, bisa dipakai hingga 1 bulan.
Ah, bukankah lebih menyenangkan melihat wanita yang fresh, good looking dan wangi?
maka, di moment yang tepat, kutanyakan itu ke MJ.
A-pa-kah dia memilihku krn dulu menduga bahwa biaya perawatanku ringan?
cukup shampoo+pasta gigi+ sikat gigi + sabun mandi + bedak bayi.
Lantas setelah menikah, dia kaget akan dugaannya?
dan inilah jawaban MJ:
ketika mau menikah, MJ Cuma berfikir simple bahwa kewajibannya kelak adalah sebagai kepala keluarga. Tanggung jawab nafkah itupun artinya utk hal primer (makan,tempat tinggal, pakaian dan kesehatan),
sekunder (alat komunikasi, kendaraan, hiburan dlm kota),
tersier (hiburan /liburan luar kota: tidak termasuk mudik)
Saya kernyitkan alis, dan terus mencecarnya : “Lantas, dimana MJ meletakkan kebutuhan
Cream , conditioner, masker saya?”
jawabnya lagi :
“ tergantung kamu. Selagi biayanya lealistis seperti saat ini, itu akan kita masukkan ke hal PRIMER. 100% dari MJ.
Tapi kalau pilihanmu mulai merembet ke hal yang lebih banyak, mungkin kita bisa sharring dimana 50% Mj subsidi, dan sisanya dari pendapatan /gajimu.
Then, kalau kamu memutuskan untuk kecanduan merek-merek /produk tertentu yang harganya fantastis, bahkan melebihi Gaji bulananmu sendiri, maka kita nampaknya harus konseling ke dosenmu yg psikolog, apakah ini termasuk make up addict?
LAST, pedapat Mj tentang pria-pria yang di acara DITD,
itu karena konsep hubungan mrk adalah hanya untuk BERSENANG-SENANG.
kencan, sexs, pesta..kencan, sex, pesta..dst. Maka tentu saja mereka mencari yang BIAYA PERAWATANnya minim. Untuk apa mereka rugi mengeluarkan dana besar, bila dg dana yg kecil mrk jg bisa bersenang-senang?”
jawabnya lagi :
“ tergantung kamu. Selagi biayanya lealistis seperti saat ini, itu akan kita masukkan ke hal PRIMER. 100% dari MJ.
Tapi kalau pilihanmu mulai merembet ke hal yang lebih banyak, mungkin kita bisa sharring dimana 50% Mj subsidi, dan sisanya dari pendapatan /gajimu.
Then, kalau kamu memutuskan untuk kecanduan merek-merek /produk tertentu yang harganya fantastis, bahkan melebihi Gaji bulananmu sendiri, maka kita nampaknya harus konseling ke dosenmu yg psikolog, apakah ini termasuk make up addict?
LAST, pedapat Mj tentang pria-pria yang di acara DITD,
itu karena konsep hubungan mrk adalah hanya untuk BERSENANG-SENANG.
kencan, sexs, pesta..kencan, sex, pesta..dst. Maka tentu saja mereka mencari yang BIAYA PERAWATANnya minim. Untuk apa mereka rugi mengeluarkan dana besar, bila dg dana yg kecil mrk jg bisa bersenang-senang?”
Ah,
beb..masukkan daftar2ku tadi ke hal PRIMER, ya?
produkku masih produk Indomaret kok : Wardah, PIXY, Garnier, Sariayu, Sensodyne, Dove, ..
produkku masih produk Indomaret kok : Wardah, PIXY, Garnier, Sariayu, Sensodyne, Dove, ..
“Lho, memang boleh sebut merek disini?”
BOLEH
lah! Ini kan Blog saya !


Komentar
Posting Komentar